Mengenal Bursa Saham

Apa itu Bursa Efek dan bagaimana ia bekerja? Bursa Efek adalah sebuah jaringan raksasa global yang mengatur pasar setiap harinya dimana sejumlah besar uang saling berpindah. Terdapat total 60 triliun Euro per tahunnya diperdagangkan. Jumlah ini lebih besar dari semua nilai barang dan jasa dari seluruh ekonomi dunia.

Namun, yang diperdagangkan di pasar ini bukanlah apel atau sikat gigi bekas pakai, melainkan jaminan. Jaminan adalah hak terhadap aset, biasanya dalam bentuk saham. Saham adalah kepemilikan yang dipunyai oleh sebuah perusahaan.


Keterangan: Video telah memiliki terjemahan Bahasa Indonesia. Jangan lupa aktifkan Subtitle/CC YouTube ke Bahasa Indonesia.

Tapi kenapa selama ini saham diperdagangkan? Pertama-tama, nilai dari saham berhubungan dengan perusahaan yang bersangkutan. Jika kita ibaratkan nilai dari perusahaan tersebut dengan sebuah pizza, maka semakin besar ukuran sebuah pizza, semakin besar pula ukuran setiap potongannya.

Sebagai contoh Facebook mampu menambah keuntungan dengan model bisnis baru. Ukuran pizza Facebook juga akan bertambah, dan hasilnya akan meningkatkan harga sahamnya juga. Ini tentu akan menguntungkan para pemegang saham.

Sebuah saham yang pada awalnya bernilai 38 Euro sekarang akan bernilai 50 Euro jika dijual, akan didapatkan keuntungan 12 Euro per saham!

Namun, apa yang didapatkan oleh Facebook dari saham? Facebook akan mendapatkan dana dengan menjual sahamnya dan  menginvestasi/ memperbesar bisnisnya. Facebook sebagai contoh telah mendapatkan 16 miliar dolar dari Pasar Bursa.


Perdagangan saham biasanya seperti "Permainan Keberuntungan." Tak satupun dapat menentukan perusahaan mana yang akan berkinerja baik atau buruk. Jika perusahaan memiliki reputasi yang baik, investor akan membantunya. Perusahaan dengan reputasi dan kinerja buruk akan kesulitan menjual sahamnya.

Tak seperti pasar pada umumnya, dimana barang dapat disentuh dan dibawa pulang. Di Bursa Efek hanya barang-barang maya yang tersedia. Barang-barang ini berupa lembar-lembar saham dalam bentuk tabel di layar. Harga saham dapat naik atau jatuh dalam hitungan detik. Pemegang saham harus bertindak cepat supaya tidak ketinggalan kesempatan.

Bahkan hanya dengan satu masalah kecil dapat menjatuhkan permintaan saham tidak peduli berapa nilai saham yang sebenarnya. Tentu sebaliknya mungkin saja dapat terjadi. Jika dalam jumlah tertentu orang membeli saham yang lemah (murah) dikarenakan mereka melihat ada potensi besar di balik ide tersebut, maka nilai sahamnya bisa saja akan naik.

Beberapa perusahaan yang berusia muda khususnya dapat memperoleh keuntungan dari sini. Walaupun penjualannya turun, mereka dapat menghasilkan dana dari hasil penjualan sahamnya. Kalau beruntung, ide yang diajukan tadi dapat menjadi nyata.

Buruknya, dalam kenyataan ternyata banyak saham yang hanya berupa gelembung berisi udara panas, pada satu titik ia pasti akan pecah.

Nilai dari 30 perusahaan terbesar di Jerman diatur oleh saham yang dikenal dengan DAX. DAX memperlihatkan baik buruknya kinerja tiap perusahaan yang terdaftar, termasuk keadaan ekonomi Jerman yang menggambarkan kinerja seluruh perusahaan pada suatu saat.

Di setiap negara juga terdapat Indeks Bursa Efek nya masing-masing, dan setiap pasar ini bersama-sama membentuk jaringan pasar global. 

Naskah artikel ini diambil dari Kurzgesagt – In a Nutshell. Terjemahan dari Amara.org community. Image dari Time Magazine.

Posting Komentar

0 Komentar