Inilah Burung Terkecil di Dunia

Burung terkecil di Bumi, Kolibri Lebah (Bee Hummingbird). Sedikit lebih besar dari lebah yang digunakan namanya, hampir semua hal tentang burung kolibri ini istimewa.

Mereka dapat mengepakkan sayap kecil mereka yang luar biasa 80 kali per detik. Ukurannya yang mungil menjadikan mereka mangsa yang enak untuk ular, burung, bahkan laba-laba. Tidak ada hal-hal tentang kehidupan Kolibri Lebah yang mudah. Mereka dapat mengunjungi lebih dari seribu bunga sehari dalam pencarian abadi mereka untuk nektar.


Keterangan: Video tidak memiliki subtitle Bahasa Indonesia resmi. Namun seluruh transkrip video ini telah diterjemahkan ke dalam artikel ini.

Sang pejantan adalah anggota keluarga yang suka pamer. Bulu kepala mereka yang mempesona biasanya menjadi daya tarik bagi betina yang kurang berwarna. Tapi sang betina ini tidak menunjukkan minat. Dia sudah kawin. Baginya, saatnya bersarang. Seluruh sarang lebih kecil dari bola golf. Sang ibu akan meletakkan satu atau dua telur seukuran biji kopi dan kemudian yang ia lakukan berikutnya adalah menunggu. Tiga minggu sang induk menunggu sebelum semuanya terjadi.

Tiga minggu telah berlalu sejak induk burung kolibri bertelur. Ini tahun yang baik dan dua anak burung yang sehat telah menetas. Buta dan tak berdaya saat lahir, bayi-bayi kolibri tumbuh eksplosif, menggandakan berat badan mereka hanya dalam empat hari.


Kolibri Lebah sangat langka dan sarangnya yang kecil juga sangat sulit ditemukan. Sehingga ini adalah pemandangan yang sangat langka, belum pernah direkam sebelumnya.

Delapan belas hari setelah menetas, anak-anak burung itu telah menumbuhkan bulu terbang mereka. Hanya dalam beberapa hari, mereka akan meninggalkan sarang untuk selamanya, dan jika beruntung, mereka akan hidup sampai tujuh tahun.

Bab baru dalam kisah burung terkecil di dunia dimulai.

Transkrip dari: Nature on PBS.

Posting Komentar

0 Komentar