Hutan Kita yang Fantastis (Full Netflix Series)

Baru 50 tahun yang lalu, kita akhirnya pergi ke bulan. Untuk pertama kalinya, kita melihat kembali ke planet kita. Sejak itu, populasi manusia bertambah dua kali lipat lebih. 

Serial ini akan merayakan keajaiban alam yang tersisa dan menyingkap apa yang harus kita jaga untuk memastikan manusia dan alam berkembang.

Hutan.

Lebih dari setengah dari seluruh pohon di dunia, yang hijau dan yang gugur, berdiri di perkumpulan yang hebat ini. Bagi sebagian besar dari kita, itu tempat penuh misteri dan kegelapan. Mereka kunci bagi iklim kita, dan rumah bagi spesies unik yang tak terhitung jumlahnya.


Keterangan: Video telah memiliki terjemahan Bahasa Indonesia. Jangan lupa aktifkan Subtitle/CC YouTube ke Bahasa Indonesia.

Di masa lalu kita telah menghancurkan mereka tanpa keraguan. Namun, hutan memiliki kemampuan yang menakjubkan untuk pulih.

Ini adalah pinggiran paling selatan dari hutan taiga, hutan yang mendominasi bumi bagian ujung utara. Terbentang ke arah timur melintasi Rusia sepanjang ribuan kilometer, dan sekarang, di pertengahan musim dingin, sebagian besar hening, tampak kosong dari hewan jenis apa pun. Tapi ini adalah rumah bagi seekor hewan sangat langka hingga hampir menjadi mitos. 

Harimau Siberia.

Mereka berjumlah kurang dari 600 ekor. Ini adalah gambaran terdekat dari mereka di hutan yang pernah diambil. Harimau Siberia jantan berpatroli di wilayah hampir seluas 2.000 kilometer persegi, dan ia melakukannya jika harus mencari mangsa untuk bertahan hidup selama musim dingin yang panjang.

Ini daratan yang miskin, di mana setiap jenis makanan langka. Sebuah kerucut pinus. Kacang pinus menyediakan energi vital selama bulan-bulan musim dingin. Babi hutan bergantung pada kacang-kacang ini. Bagi mereka, itu harus diambil dan pergi, mereka tahu bahwa dirinya adalah makanan bagi seekor harimau. Permainan petak umpet ini dimainkan di seluruh area hutan, seiring semua hewan mencari penyambung hidup yang ada dari pinus.


Perburuan telah membawa harimau Siberia ke jurang kepunahan, tapi, sejak 1980an, jumlah mereka perlahan meningkat. Penglihatan sekilas ini menyingkap jika masa depan mereka masih bergantung pada area hutan yang luas untuk berburu. Hutan taiga terbentang dari Rusia di sebelah timur, melintasi Eropa, ke Amerika Utara. Hutan ini terdiri dari 750 miliar pohon, dan menyimpan lebih dari 40 persen karbon dunia, menjadikannya elemen vital dalam pertarungan melawan perubahan iklim.

Selama musim dingin, hari sangat singkat dan suhu sangat rendah, pertumbuhan terhenti sama sekali. Di bagian utara utara ini, hutan hanya bisa menopang sangat sedikit hewan dibandingkan hutan hujan di daerah tropis. Banyak yang bergantung pada makanan yang ditemukan di sungai.

Di ujung barat Alaska, di musim semi, dan saat ini, musim gugur, ikan salmon telah meninggalkan samudra, berenang di sungai untuk mencapai tempat bertelur leluhur mereka. Perjalanan mereka dari lautan ke dalam hutan mewakili peralihan nutrisi terbesar dari satu habitat ke habitat lainnya di muka bumi ini. Ikan-ikan ini adalah makanan musiman yang krusial untuk semua predator yang hidup di hutan ini.

Elang botak tinggal sepanjang tahun di sini dan bersarang dekat ke sungai. Elang muda, masih tanpa kepala putih mereka, menghabiskan tahun-tahun awal mencari makan di hutan. Tapi, seperti betina usia empat tahun ini, kini mereka cukup besar untuk mencoba dan mengklaim tempat di sungai. Pertama, dia hanya bisa dapat sisa yang ditinggalkan oleh yang lain. Dia bahkan tak bisa mendapatkannya tanpa perkelahian. Dia harus mencari di tempat lain.

Hutan taiga mungkin luas, tapi tempat-tempat di mana ikan salmon bertelur telah diketahui oleh semua predator. Seiring sungai mulai membeku, persaingan menjadi lebih tegang.

Burung muda ini beruntung, tapi kesuksesannya segera diketahui. Dia memang punya satu keuntungan. Betina, bahkan saat muda, lebih besar dari jantan. Di sini, ukuran itu penting. Saat musim dingin berlanjut, muda dan tua harus menghadapi tantangan dari dingin yang hebat. Jika bisa bertahan, dia akan mendapatkan tempat di salah satu hutan terbesar dan terkeras di bumi.

Agak sedikit ke selatan, berdiri hutan kayu merah besar yang terakhir. Tak lama sebelumnya, pohon-pohon hebat ini tumbuh di seluruh bagian Barat Laut Pasifik. Sekarang, hanya tersisa lima persen. Di sini, kondisi tak begitu keras. Angin membawa udara lembap yang hangat dari Samudra Pasifik, jadi pohon-pohon bisa tumbuh sepanjang tahun. Tersembunyi di dalam tumbuh-tumbuhan dari lahan hutan yang lembap adalah dunia bawah yang kaya penduduknya.

Seekor kadal kulit kasar jantan. Setiap musim semi, dia dikendalikan oleh keinginan yang misterius untuk kembali ke kolam di mana dia ditetaskan sebagai berudu. Dia perlu tiba di sana secepatnya. Karena ada banyak yang seperti dirinya... dengan ide yang sama persis. Mereka semua mencari seekor betina, tapi berjalan melintasi ratusan meter dari hutan tua tidaklah mudah. Ada persaingan yang kuat.

Betinanya sudah tak sabar untuk pergi. Sekali berpasangan, dia akan bertahan, karena betina memerlukan beberapa jam untuk mengeluarkan semua telurnya. Jantan lainnya hanya berusaha menggantikan pasangannya jika mampu. Persaingan sangat kuat hingga sang betina di tengah bola-bola yang menggeliat ini sering tenggelam karena kekurangan udara. Tapi pasangan pertamanya mempertahankan pegangannya. Dalam beberapa pekan berudu mereka akan menetas.


Tak terlalu lama lagi, hutan akan berubah secara dramatis. Di penghujung musim panas, matahari memanggang hutan hingga membuatnya sekering rabuk. Angin kencang meniup apinya, dan suhu naik hingga 700 derajat Celsius. Hasilnya tampak seperti kehancuran total. Angin, membersihkan lantai hutan yang baru terbuka, menerbangkan debu abu. Tanahnya terlihat menjadi tanpa kehidupan. 

Tapi hutan jauh dari kematian. Hanya dalam beberapa bulan, bibit bunga dan pohon akan muncul dari tanah. Banyak yang tak akan berkecambah jika tak dihabisi oleh api.

Sinar terpancar ke bawah melalui kanopi terbuka yang menyediakan energi bagi pertumbuhan baru yang menggelora. Yang lebih tua, kayu merah yang telah lama bertahan hidup, dilindungi oleh ketebalan kulit mereka yang tahan api. Ketahanan alam ini penting bagi kelanjutan kesehatan dari hutan ini. Akan tetapi, sebagian besar hutan, tak bisa pulih sendiri. Banyak yang dibantu pemulihannya oleh hewan-hewan. Pohon-pohon dan penghuninya saling tergantung.

Tak ada tempat yang lebih tinggi kondisi saling ketergantungannya daripada di Ghat Barat India. Habitat penting secara global ini berisi sepertiga dari semua spesies hewan yang ada di India. 

Makaka berekor singa. Mereka makan buah-buahan dari berbagai jenis pohon, dan, dalam melakukannya, mereka menyebarkan bijinya, yang akan muncul secara utuh dengan kotoran mereka. Tetapi tidak banyak monyet bepergian jauh. Jika tanaman akan menyebarkan bijinya melintasi jarak yang sangat jauh, mereka perlu jenis transportasi lain.

Sayap.

Burung rangkong papan (disebut juga enggang) memiliki sayap yang hampir dua meter panjangnya, dan memungkinkan burung untuk bepergian jarak jauh dalam mencari makanan. Rangkong memakan 40 buah atau lebih dari berbagai pohon yang berbeda, dan mengangkut biji yang dapat dicerna ke seluruh Ghat Barat.

Jadi, demi kepentingannya, pohon harus memikat perhatian rangkong. Buah aranya sendiri, walau terasa enak, sebenarnya tak terlalu bernutrisi, jadi rangkong harus memakan jumlah yang banyak. Bisa jadi pekerjaan yang melelahkan. Tapi itu bukan situasi yang mudah.

Satu pohon ara yang berbuah menarik perhatian sejumlah besar rangkong. Persaingan di antara mereka berlangsung intens. Pertarungan udara di antara burung jantan tak pernah difilmkan sebelumnya dan tujuannya tak cukup dipahami. Mungkin burung tersebut hanya memperebutkan makanan, tapi sepertinya lebih dari itu.

Pemenang bisa mendemonstrasikan kekuatan dan keahliannya untuk mengunjungi burung betina. Burung jantan jelas terlihat tekun untuk mengambil hati mereka. Sangat penting bagi rangkong untuk mendapatkan pasangan terbaik karena, saat tercapai, ikatan antara jantan dan betina akan berlangsung seumur hidup.

Hutan juga mendapatkan keuntungan dari pertarungan ini karena bahkan rangkong yang kalah akan menyebarkan biji ke seluruh area saat dia mencari makanan berikutnya. 

Namun, hubungan antara pohon dan hewan di hutan tak selalu harmonis.

Ini adalah hutan terbesar di Afrika, Miombo, dinamakan dari salah satu pohonnya. Terbentang sejauh ribuan kilometer, dari Angola di barat sampai Mozambik di timur.

Di puncak musim kemarau, Miombo menarik perhatian hewan dari seluruh bagian selatan Afrika. Gajah menyukai rumput jika mereka bisa mendapatkannya. Sangat bernutrisi. Jika tidak ada, mereka mencari daun yang melimpah dan ranting-ranting di Miombo. 

Tapi bukan hanya mereka yang lapar di sini. Cacing mopane ini sesungguhnya bukan cacing, melainkan ulat. Mereka menetas serentak dalam jumlah yang besar. Saat hutan mengeluarkan daun-daun baru, mereka memulai serangannya. Mereka makan sangat rakus, hingga hanya dalam waktu enam minggu ukuran mereka bertambah 40 kali. Pada saat mereka tumbuh penuh, jutaan pasukan kuat ini akan menelanjangi seluruh hutan dari dedaunannya.

Tapi Miombo bangkit kembali. Dengan kepergian ulat-ulat, pohon-pohon memproduksi dan menumbuhkan daun-daun kedua. Makanan segar ini kemudian memikat gajah. Mereka tak begitu rewel dibandingkan dengan ulat. Mereka akan makan setiap bagian dari pohon. Seekor gajah lapar bisa mengunyah 200 kg tumbuh-tumbuhan dalam sehari. Namun, bahkan perusakan ini memiliki keuntungan sendiri. Dengan caranya, hutan membantu salah satu hewan paling berbahaya di Afrika. 

Anjing pemburu.

Mereka paling sering terlihat dan mudah didapati di padang rumput. Tapi, nyatanya, hutan terbuka ini habitat yang mereka sukai. Gajah yang memakan tumbuhan membuka hutan, dan itu memikat hewan-hewan yang akan dimangsa anjing-anjing pemburu itu. Bagi anjing-anjing itu, hutan Miombo tempat perburuan yang sempurna. Juga tempat yang bagus untuk membesarkan anak. Anak anjing menyambut anjing dewasa pulang dari perburuan dengan kegembiraan luar biasa. Makanan.

Tiga bulan pertama dari kehidupan anak-anak anjing pemburu dihabiskan berlindung di bawah tanah. Sekarang, mereka cukup percaya diri untuk berada lama di lahan terbuka. Lalu, seperti semua anak anjing, mereka bersenang-senang. Bermain penting bagi yang muda, dengan melakukannya, mereka membentuk ikatan sosial yang mereka perlukan saat mereka mulai berburu bersama sebagai tim.

Miombo selalu penting bagi anjing pemburu sebagai tempat untuk mencari mangsa dan tempat berlindung. Tak pernah lebih krusial untuk kelangsungan hidup spesies terancam punah ini dari pada saat ini. Tapi mereka hanya bertahan hidup jika makhluk lain ada di sini untuk menciptakan jenis habitat yang mereka perlukan.

Madagaskar memiliki hutan yang didominasi oleh salah satu pohon aneh yang unik.

Baobab.

Pulau ini telah terisolasi lebih dari 80 juta tahun. Sepanjang waktu tersebut, hewan dan tumbuhannya telah berevolusi ke dalam bentuk yang berbeda dari tempat lain. Ini menjadikan mereka sebagai salah satu hutan berharga di planet kita.

Ini bukan monyet, tapi kerabat jauh, seekor lemur, dan setidaknya ada 40 jenis lemur yang berbeda, semua unik bagi Madagaskar dan terancam punah. Lemur sangat krusial bagi hutan. Tanpa mereka, beberapa spesies pohon tak bisa bertahan hidup. 

Tapi hutan juga memiliki pemburu khusus lemur sendiri. Predator teratas Madagaskar, dan kehadirannya patut diwaspadai. Mereka bisa tumbuh hingga satu setengah meter, dan sangat jarang terlihat di alam bebas.


Seekor fossa.

Dalam setahun, sebagian besar fossa hidup soliter, tapi saat musim kawin, mereka berkumpul dalam cara mereka masing-masing. Tiap betina dewasa mengambil tempat di pohon khusus untuk kawin. Setengah lusin atau lebih fossa jantan berkumpul di hutan bawahnya, tapi si betina jelas ada pemiliknya.

Caranya, salah satu jantan meninggalkan aromanya. Kartu undangan untuk menunjukkan jika dia memanggil. Dia hanya perlu menunggu dan melihat jika sang betina memerhatikannya.
Perkawinan mereka bisa berlangsung semalaman. Dengan teralihkannya perhatian predator teratas, hewan hutan lainnya bisa melanjutkan urusan malam normal mereka tanpa gangguan.

Ini adalah hama daun yang belum dewasa, spesies yang hanya ada di Madagaskar. Kenapa mereka memiliki bentuk luar biasa, tak ada yang tahu. Mereka makan dari getah pohon, menyerap bagian yang mereka perlu dan mengeluarkan sisanya sebagai cairan manis yang juga dikenal, mungkin sebagai sanjungan, sebagai embun madu.

Gantinya, embun madu memberi makanan bagi spesies lemur kecil. Lemur tikus abu-abu hanya memiliki panjang 15 cm, salah satu primata terkecil di dunia. Sangat aktif dan perlu makanan yang penuh energi. Saat gula yang lezat menetes, mereka tak akan menyia-nyiakan satu tetes pun.

Fossa jantan di bawah masih menunggu giliran mereka. Sembari menunggu, dia makan sebanyak yang dia bisa, dia mundur ke lubang sarangnya yang aman untuk tidur selama siang hari. Keadaan tak terlihat memuaskan di tanah sekitar pohon kawin fossa. Pasangan di atas jelas masih terus bercumbu.

Dia mungkin harus mencari pohon kawin lagi atau lebih bersabar. Tapi mungkin dia gagal semuanya. Sepertiga fossa Madagaskar telah menghilang dalam 20 tahun terakhir, hasil dari perusakan terus menerus hutan mereka oleh manusia. Sejak film ini direkam, hutan ini, dan kehidupan unik yang pernah dimiliki, telah menghilang semua. Hanya tiga persen hutan kering Madagaskar yang tersisa. 

Di seluruh dunia, kita telah menghancurkan lebih dari setengah hutan yang dulu tumbuh subur di planet kita. Kita tak hanya kehilangan hewan-hewan yang tinggal di dalamnya, kita juga mengalami perubahan iklim dari keseluruhan bumi.

Tapi hutan di planet kita, jika diberikan kesempatan, sangat tak disangka ketahanannya. Mungkin bukti terbaik yang kita punya dari kemampuan mereka untuk pulih dapat dilihat di lokasi salah satu bencana terbesar di bumi. 

Chernobyl.

Tahun 1986, salah satu dari empat reaktor di pembangkit nuklir Chernobyl meledak. Mengubah visi utopia masa depan ini menjadi kota hantu. Lebih dari 100.000 orang segera dievakuasi, tak pernah kembali. Zona radioaktif dinyatakan tak bisa dihuni hingga 20.000 tahun berikutnya.

Namun, meski ada radiasi, telah terjadi pemulihan yang luar biasa. Hanya dalam satu dekade, tumbuh-tumbuhan mulai bertunas di kota yang hancur. Seiring hutan membentuk kembali dirinya, hewan-hewan mulai bermunculan.

Pada awalnya diduga wilayah ini jarang penghuninya, tapi segera menjadi jelas bahwa bekas kota ini dihuni oleh komunitas liar yang berkembang dan terbentuk. Hanya dalam 20 tahun, sains merekam populasi hewan serupa dengan di bagian lain alam liar Eropa. Rusa roe sekarang menjadi pemandangan biasa, berjalan melewati pinggiran kota. Kawanan kuda Przewalski yang terancam punah sekarang berkeliaran bebas melintas kota yang dulunya ramai. Yang paling mengejutkan dari semuanya, predator teratas dari hutan ini telah muncul kembali. 

Serigala. 

Pemburu seperti ini hanya akan kembali jika mangsa mereka dan hutan sekelilingnya juga berkembang. Saat ini, studi menunjukkan ada tujuh kali lebih banyak serigala di dalam zona terlarang daripada di luar.

Tak ada manusia tanpa pelindung bisa tinggal di sini untuk waktu lama tanpa risiko mematikan. Tapi dengan mengusir kita, radiasi telah menciptakan tempat untuk kembalinya kehidupan liar. Kolonisasi ulang dramatis Chernobyl dalam waktu hanya 30 tahun adalah bukti ketahanan luar biasa hutan.

Jika kita memilih untuk memberikan hutan waktu dan ruang, mereka bisa membawa kembali bumi dengan komunitas hewan dan tumbuhan yang kaya dan beragam yang sebelum ini kita miliki, namun dirampas.

Masa depan dengan lebih banyak hutan adalah kunci bagi ketahanan planet kita. Silakan kunjungi ourplanet.com untuk mengetahui apa yang perlu kita lakukan untuk mengembalikan hutan kita.

Transkrip dari Netflix. Terjemahan subtitle oleh Vitri Anggreini.

Posting Komentar

0 Komentar