Robomaster: Kompetisi untuk Anak Muda Terpintar Cina

Negara ini berinvestasi pada kaum mudanya. Ambil contoh Robomaster. Di sini, sebuah tim sedang bersiap untuk musim yang akan datang. Setiap tim harus memprogram dan mengoptimalkan robot gaming. Finalnya adalah acara nasional. Troy Qin mengawasi kompetisi itu dan menunjukkan kami arena permainannya.


Keterangan: Video ini telah memiliki terjemahan Bahasa Indonesia. Jangan lupa aktifkan Subtitle/CC YouTube ke Bahasa Indonesia.

[Troy Qin, DJI Robomaster Competition - Shenzhen] Yang ini, ini yang terbaru. Seperti yang bisa kita lihat ada panel di sini. Sistem referensi adalah untuk merasakan peluru. Saat Anda memukulnya, Anda bisa melihatnya berkedip. Itu berarti Anda menekan panel dan menurunkan kesehatan. Jika satu robot kehilangan semua poinnya maka robot akan mati.

Ini mungkin terlihat seperti sebuah permainan, tapi ini sebenarnya adalah program untuk mendukung para insinyur muda. Itu diluncurkan oleh DJI. Dan sekarang beberapa perusahaan lain juga terlibat. Generasi insinyur berikutnya harus pandai mendesain dan memprogram, dan itu yang mereka pelajari di sini dalam konteks yang menyenangkan.

Program RoboMaster adalah kompetisi dan event untuk insinyur muda yang mendorong inovasi dan pengalaman langsung di bidang robotika. Kompetisi Robotika RoboMaster diadakan oleh DJI, produsen drone untuk konsumen terkemuka dunia, dan sedang dalam perjalanan untuk menjadi kompetisi robotik paling berpengaruh di dunia. Setiap acara RoboMaster bertujuan untuk menggabungkan teknologi paling baru dan yang akan datang dalam bidang robotika seperti computer vision, embedded systems, and artificial intelligence. (DJI - robomaster.com)

Apakah ini teknologi serius atau lebih merupakan permainan?

[Troy Qin] Ini teknologi serius. Karena Anda harus bisa membangun robot yang utuh dan baru. Menyatukan mereka hanyalah langkah pertama. Lalu Anda perlu melakukan pengkodean, dan melakukan beberapa pengenalan buatan. Ini adalah pekerjaan yang sangat besar dan tidak sesederhana itu bagi para mahasiswa.

Berapa universitas yang ikut...?


[Troy Qin] Ada 32 universitas di turnamen final. Tapi untuk tahun ini kami memiliki 170 universitas dari seluruh dunia yang telah mendaftar untuk kompetisi ini.

Dan bagaimana yang dari Cina?

[Troy Qin] Sekitar 140.

Dan seberapa bagusnya mereka?

[Troy Qin] Kita lihat saja. Oke, mungkin kita bisa coba robotnya dan mengalami cara kerjanya.

Oke, ada dua robot, jadi kita akan coba dan melihatnya. Troy hanya butuh beberapa kombinasi tombol untuk mengendalikan robotnya.

[Troy Qin] W untuk maju ke depan, dan S untuk mundur ke belakang.

Saya hanya orang tua.

[Troy Qin] Jadi Anda bisa melihat saya. 

Dan sekarang, Anda menembak saya, saya menembak Anda.

[Troy Qin] Anda bisa menembak saya. Tapi kita ini anggota tim! Kita tidak menembak sesama anggota tim.

RoboMaster mengharuskan siswa untuk keluar dari ruang kelas, membentuk tim robotika, dan secara mandiri mengembangkan dan menghasilkan berbagai robot untuk berpartisipasi dalam kompetisi skala besar. Peserta mendapatkan keterampilan teknis yang berharga serta keterampilan berpikir kritis di seluruh kompetisi. Mereka mampu menggabungkan teori dan praktik, dan membangun robot cerdas canggih untuk menghadapi kompetisi yang sengit. (DJI - robomaster.com)

Finalnya adalah acara yang besar. Ada 20 ribu orang hadir. Yang 30 juta lainnya menonton kontes itu secara online. Para insinyur dan programmer adalah bintang pop baru Cina.

[Troy Qin] Mereka benar-benar peduli dengan game ini. Karena jika sebuah tim dari sekolah mereka memenangkan kejuaraan game ini, itu berarti luar biasa bagi mereka.

Para siswa menginvestasikan ribuan jam dalam mengembangkan robot mereka. Pemenang kompetisi tahun 2018 adalah tim dari Universitas Teknologi Cina Selatan. Seluruh Cina merayakan kesuksesan mereka.

Posting Komentar

0 Komentar