6 Obat Tradisional Cina untuk Covid-19 (Menurut Lembaga Nasional Pengobatan Tradisional Tiongkok)

Artikel tentang obat pencegahan dan pengobatan Covid-19 di bawah ini adalah terjemahan dari artikel berbahasa Inggris di China Daily, salah satu sumber berita digital dari Cina. Baca dengan seksama sebelum memutuskan untuk mencoba atau membelinya. Beberapa informasi dari BPOM Indonesia yang melarang penggunaan obat herbal atau tradisional dari Cina juga kami masukkan di dalam tulisan. Silakan cek ulang sebelum memutuskan.


Pengobatan tradisional Tiongkok telah memainkan peran penting dalam pencegahan, pengobatan, dan rehabilitasi COVID-19. Angka resmi menunjukkan bahwa, pada masa awal pandemi di Cina, 91,6 persen pasien di provinsi Hubei, pusat wabah, dan 92,4 persen pasien di seluruh negeri telah diobati dengan pengobatan tradisional Cina. 

Baca juga berbagai rincian teknik akupunktur yang telah digunakan secara ekstensif dan meluas di Cina dalam memerangi Covid-19. Teknik ini adalah hasil penelitian ilmuwan Cina yang diterbitkan di jurnal ilmiah internasional Phytomedicine. Baca lengkap di sini.

Menurut Lembaga Nasional Pengobatan Tradisional Tiongkok, terdapat "3 formula dan 3 obat" yang telah terbukti efektif dalam mengekang virus, mari kita lihat satu per satu.

1.  Jinhua Qinggan Granula (金花清感颗粒)

Jinhua Qinggan dikembangkan pada saat pandemi influenza H1N1 2009. Ramuan obat berbentuk granula ini terdiri dari 12 komponen herbal termasuk jinyinhua (honeysuckle), mint dan akar manis (licorice) ang dapat menghilangkan panas dan mendetoksifikasi paru-paru.

Jinyinhua (honeysuckle) adalah tanaman berbunga yang memiliki nama Latin Lonicera caprifolium yang berkhasiat sebagai zat antibiotik natural. Honeysuckle juga mengandung anti-bacterial dan anti-inflammatory untuk mengatasi masalah peradangan, menghilangkan nyeri, serta mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri. 

Akar manis adalah penyebutan untuk akar dari tumbuhan Glycyrrhiza glabra. Tanaman akar manis ini merupakan tanaman sejenis polong-polongan yang berasal dari Eropa Selatan dan beberapa bagian wilayah Asia.

Obat ini memiliki efek penyembuhan dalam mengobati pasien ringan dan sedang dan juga dapat meningkatkan tingkat pemulihan limfosit dan sel darah putih, serta menghambat tingkat keparahan pasien agar tidak memburuk kondisinya.

Pada awal Februari, 102 pasien ringan di Wuhan menggunakan Jinhua Qinggan dalam perawatan mereka. Hanya 11,8 persen yang memburuk, dan hanya butuh satu setengah hari bagi pasien untuk menurunkan demam.

Eksperimen komparatif menunjukkan pasien yang menggunakan Jinhua Qinggan menjadi negatif virus corona dua setengah hari lebih awal dari pada kelompok yang tidak menggunakan ramuan tersebut. Kelompok yang diberi obat ini juga membutuhkan waktu delapan hari untuk menunjukkan perbaikan, sedangkan kelompok lainnya membutuhkan waktu 10,3 hari.

Bahan-bahan: jinyinhua (金银花 atau honeysuckle), zhebeimu (浙贝母 atau fritillari), huangqin (黄芩 atau baical skullcap root), niubangzi (牛蒡子 atau arctium lappa), qinghao (青蒿 atau sweet wormwood herb ), dan beberapa bahan lain.

2. Lianhua Qingwen Kapsul/Granula (连花清瘟胶囊/颗粒)

Obat Lianhua Qingwen adalah obat tradisional Tiongkok yang sangat umum digunakan untuk pengobatan pilek dan flu. Terdiri dari 13 komponen herbal, telah menunjukkan efek kuratif pada pasien level keparahan ringan dan umum, terutama dalam meredakan demam, batuk dan kelelahan. Obat ini juga dapat mengurangi terjadinya kerusakan sel dan membantu pasien untuk tes negatif Covid-19.

Namun, perlu hati-hati membeli obat ini karena ada varian yang mengandung bahan ephedra atau ma huang yang masuk dalam negative list bahan obat tradisional berdasarkan ketentuan BPOM. Bahan ini mengandung senyawa efedrin yang sudah tidak dipakai dalam dunia medis modern karena banyak efek samping yang ditimbulkan.

Bahan ephedra lengkapnya bernama zhimahuang (炙麻黄 atau dalam Bahasa Inggris honey-fried herba ephedrae).

Bahan-bahan: lianqiao (连翘 atau buah forsythia), jinyinhua (金银花 atau honeysuckle), yuxingcao (鱼腥草 atau herba houttuyniae), dahuang (大黄 atau akar rhubarb dan rhizoma), hongjingtian (红景天 atau akar rhodiola), banlangen (板蓝根 atau radix isatidis), dan beberapa bahan lain.

3.  Xuebijing Injeksi (血必净注射液)

Suntikan ini dikembangkan dan dipasarkan pada saat epidemi sindrom pernafasan akut yang parah (SARS) pada tahun 2003. bat ini terdiri dari lima ekstrak herbal, dan fungsi utamanya adalah untuk detoksifikasi dan menghilangkan stasis darah. Biasanya digunakan untuk mengobati sepsis.

Sepsis terjadi ketika bahan kimia yang dilepaskan di dalam aliran darah untuk melawan infeksi memicu peradangan di seluruh tubuh. Sedangkan stasis adalah kondisi di mana darah tertahan di satu tempat, misalnya di kaki setelah operasi atau akibat kurangnya aktivitas fisik.

Obat ini efektif dalam menekan sindrom respons inflamasi sistemik yang disebabkan oleh infeksi dalam pengobatan pasien yang parah dan sakit kritis, serta memperbaiki fungsi organ yang terganggu.

Studi klinis awal telah menunjukkan bahwa injeksi yang dikombinasikan dengan pengobatan Barat, dapat meningkatkan tingkat pemulangan dari rumah sakit dan mengurangi tingkat kerusakan. Penelitian dasar juga menemukan bahwa ia memiliki efek antivirus tertentu secara in vitro yang secara signifikan dapat menghambat faktor inflamasi yang disebabkan oleh virus corona.

Virus corona juga cenderung menyebabkan pembekuan berlebihan dalam tubuh yang mengarah pada emboli organ dan merusak jaringan, dan suntikan Xuebijing dapat membantu mencegah koagulasi berlebihan dan pembentukan trombus.

Emboli adalah kondisi di mana benda atau zat asing seperti gumpalan darah atau gelembung gas tersangkut dalam pembuluh darah dan menyebabkan penyumbatan pada aliran darah. Koagulasi adalah proses penggumpalan partikel koloid yang membentuk endapan karena adanya gaya gravitasi. Trombus adalah gumpalan darah yang terbentuk pada dinding pembuluh darah.

Sebuah eksperimen komparatif dari 710 kasus yang dilakukan bersama oleh lebih dari 30 rumah sakit menunjukkan bahwa injeksi, dikombinasikan dengan pengobatan teratur, dapat mengurangi angka kematian pasien parah hingga 8,8 persen dan mempersingkat rawat inap di unit perawatan intensif hingga 4 hari.

Proyek lain menemukan bahwa injeksi Xuebijing diterapkan secara klinis pada pasien yang parah dan kritis, dengan 156 pasien di 32 rumah sakit yang dirawat, mereka semua melihat peningkatan.

Penelitian tentang keamanan klinis Xuebijing juga menunjukkan tingkat reaksi merugikan sekitar 0,3 persen, angka yang sangat aman, dan tidak akan bereaksi negatif dengan antibiotik atau pengobatan lain.

Bahan-bahan: honghua (红花 atau safflower), danggui (当归, atau akar angelica Cina), chishao (赤芍 atau akar peony merah), chuangxiong (川芎 atau ligusticum wallichii), danshen (丹参 atau miltiorrhiza) dan danggui (当归 atau angelica sinensis) dan beberapa ekstrak herbal Cina, satu diantara bahan pentingnya adalah safflor kuning.

4. Ramuan Pembersih dan Detoksifikasi Paru-Paru (清肺排毒汤)

Ramuan Pembersih dan Detoksifikasi Paru-Paru ini berasal dari beberapa resep klasik dalam karya pengobatan tradisional Tiongkok yang dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Treatise on Cold Damage Diseases (Shang Han Za Bing Lun atau Risalah tentang Penyakit Kerusakan Dingin), yang ditulis oleh Zhang Zhongjing sebelum 220 M. Ramuan ini memiliki 21 komponen herbal dan terutama efektif dalam menyembuhkan gejala demam, batuk dan kelelahan serta memperbaiki kondisi paru-paru.

Studi telah membuktikan bahwa ramuan rebusan ini dapat mempengaruhi beberapa jalur sinyal sel (karena sel berkomunikasi satu sama lain dengan menerima dan memproses sinyal kimia sebagai respons terhadap perubahan lingkungan) untuk menghambat replikasi virus dan menghindari atau mengurangi "badai sitokin", yang merupakan reaksi berlebihan sel yang merusak sistem kekebalan.

Badai sitokin merupakan salah satu komplikasi yang bisa dialami oleh penderita COVID-19. Kondisi ini perlu diwaspadai dan perlu segera ditangani secara intensif. Bila dibiarkan tanpa penanganan, badai sitokin dapat menyebabkan kegagalan fungsi organ hingga kematian.

Ramuan ini menyasar paru-paru dan juga dapat melindungi organ lain. Obat ini juga dapat digunakan sebagai resep umum untuk mengobati pasien ringan, sedang, berat dan kritis.

Tong Xiaolin, kepala peneliti dari Akademi Ilmu Kedokteran Cina, mengatakan 1.261 pasien virus corona di 10 provinsi memakai ramuan rebus ini, hasilnya 1.102 pulih, gejala tidak lagi muncul di 29 pasien, 71 pasien menunjukkan perbaikan dan tidak ada kasus yang memburuk.

Ada juga 40 pasien parah yang menggunakan ramuan rebusan ini. Setelah minum obat, 28 dipulangkan dari rumah sakit dan 10 kondisinya membaik, dengan gejala yang berubah dari parah menjadi ringan.

Namun, perlu hati-hati membeli obat ini karena ada varian yang mengandung bahan ephedra atau ma huang yang masuk dalam negative list bahan obat tradisional berdasarkan ketentuan BPOM. Bahan ini mengandung senyawa efedrin yang sudah tidak dipakai dalam dunia medis modern karena banyak efek samping yang ditimbulkan.

Resep yang disarankan: 9g mahuang (麻黄 atau herbal ephedra), 6g zhigancao (炙甘草 atau radix glycyrrhizaepreparata), 9g xingren (杏仁 atau almond), 15-30g shengshigao (生石膏 atau gypsum yang digoreng), 9g guizhi (桂枝 atau ranting cassia), 9g zexie (泽泻 atau Alisma Orientale), 9g zhuling (猪苓 atau polyporusumbrellatus), 9g baishu (白术 atau largehead atractylodes rhizome), 15g fuling (茯苓 atau poria), 16g chaihu (柴胡 atau bupleurum chinense), 6g huangqin (黄芩 atau akar baical skullcap), 9g jiangbanxia (姜半夏 atau pinelliaternata yang diproses dengan jahe), 9g shengjiang (生姜 atau rhizoma hijau), 9g ziwan (紫菀 atau aster), 9g donghua (冬花 atau flosfarfarae), 9g shegan (射干 atau rhizomabelamcanda), 6g xixin (细辛 atau jahe liar manchuria), 12g shanyao (山药 atau rhizoma dioscoreae), 6g zhishi (枳实 atau fructus aurantiiimmaturus), 6g chenpi (陈皮 atau tangerine atau kulit jeruk kering), 9g huoxiang (藿香 atau ageratum)

Saran penggunaan: 1 dosis per hari, rebus dengan air, dua kali sehari pagi dan malam (40 menit setelah makan). 3 dosis untuk satu kali pengobatan.

5.  HuaShiBaiDu Formula (化湿败毒方)

HuaShiBaiDu berbentuk formula adalah resep inti yang dikembangkan oleh tim pengobatan nasional tradisional Tiongkok dari Akademi Ilmu Kedokteran Tiongkok. Terdiri dari 14 komponen herbal, formula ini didasarkan pada rekomendasi atas diagnosis dini secara nasional dan rencana pengobatan serta pengalaman dari praktik klinis di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan.

Kegunaan utamanya adalah untuk detoksifikasi, menghilangkan kelembaban dan panas dari tubuh dan meredakan batuk untuk mencapai keseimbangan pada tubuh bagian dalam. Obat ini dapat digunakan untuk mengobati pasien skala ringan, sedang dan berat.

Resep ini memiliki efek pengobatan yang komprehensif pada berbagai tahap pneumonia yang diakibatkan virus corona dan dapat secara signifikan mempersingkat masa rawat inap dan memperbaiki gejala klinis dan kondisi paru-paru, seperti yang ditunjukkan oleh CT scan dan pemeriksaan lainnya. Studi pada babi guinea menemukan formula dapat mengurangi viral load paru-paru hingga 30 persen.

Viral load adalah hasil pengukuran jumlah virus dalam suatu organisme, biasanya dalam aliran darah, umumnya dinyatakan dalam partikel virus per mililiter cairan darah. 

Namun, perlu hati-hati membeli obat ini karena ada varian yang mengandung bahan ephedra atau ma huang yang masuk dalam negative list bahan obat tradisional berdasarkan ketentuan BPOM. Bahan ini mengandung senyawa efedrin yang sudah tidak dipakai dalam dunia medis modern karena banyak efek samping yang ditimbulkan.

Resep yang disarankan: 6g shengmahuang (生麻黄 atau ephedra mentah), 9g xingren (杏仁 atau almond), 15g shengshigao (生石膏 atau gypsum), 3g gancao (甘草 atau licorice), 10g huoxiang (藿香 atau ageratum) (ditambahkan kemudian), 10g houpo (厚朴 atau kulit batang magnolia), 15g cangshu (仓术 atau rhizoma atractylodis), 10g caoguo (草果 atau fructus tsaoko), 9g fabanxia (法半夏 atau rhizoma pinellinae praeparata), 15g fuling (茯苓 atau poria), 5g shengdahuang (生大黄, atau rhubarb mentah) (ditambahkan kemudian), 10g shenghuangqi (生黄芪 atau akar milkvetch), 10g tinglizi (葶苈子 atau biji lepidium), 10g chishao (赤芍 atau akar peony merah).

Saran penggunaan: 1-2 dosis per hari, direbus dengan 100 ml sampai 200 ml air, dua atau empat kali per hari, oral atau nasal (melalui tarikan nafas).

6.  XuanFeiBaiDu Granula (宣肺败毒颗粒)

Xuanfeibaidu berbentuk granula dengan 13 komponen herbal, obat ini berasal dari beberapa resep tradisional klasik.

Xuanfeibaidu  dapat mendetoksifikasi paru-paru dan menghilangkan kelembapan dan panas, dan digunakan untuk merawat pasien ringan dan sedang. Penelitian telah menunjukkan resep dapat mempersingkat waktu yang diperlukan untuk menghilangkan gejala klinis dan suhu kembali normal, dan dapat secara efektif mencegah pasien ringan dan sedang agar kondisinya tidak makin memburuk.

Sekali lagi, perlu hati-hati membeli obat ini karena ada varian yang mengandung bahan ephedra atau ma huang yang masuk dalam negative list bahan obat tradisional berdasarkan ketentuan BPOM. Bahan ini mengandung senyawa efedrin yang sudah tidak dipakai dalam dunia medis modern karena banyak efek samping yang ditimbulkan.

Resep yang disarankan: 6g shengmahuang (生麻黄 atau ephedra mentah), 15g kuxingren (苦杏仁 atau sari apricot pahit), 30g shengshigao (生石膏 atau gypsum), 30g shengyiyiren (生薏苡仁 atau biji coix mentah), 10g maocangzhu (茅苍术 atau lance atractylodes rhizome), 15g guanghuoxiang (广藿香 atau patchouli), 12g qinghaocao (青蒿草 atau southernwood), 20g huzhang (虎杖 atau polygonum cospidatum), 30g mabiancao (马鞭草 atau oreuropean verbena), 30g ganlugen (干芦根 atau phragmites communis kering), 15g tinglizi (葶苈子 atau biji lepidium), 15g huajvhong (化橘红 atau kulit pummelo), 10g shenggancao (生甘草 atau licorice mentah)

Saran penggunaan: 1 dosis per hari, direbus dengan 400 ml air, dua kali sehari pagi dan malam.

Posting Komentar

0 Komentar