Kenapa Negara Kamboja Disebut Neraka Dunia? Inilah Faktanya

Kali ini kita akan membahas negara yang dijuluki sebagai neraka dunia. Wah serem gak tuh... Ya kali ini kita akan bahas tentang Kamboja dan kenapa sih Kamboja dijuluki sebagai neraka dunia?


Kerajaan Kamboja adalah sebuah negara berbentuk monarki konstitusional di Asia Tenggara. Kamboja mempunyai areal seluas 181.035 kilometer persegi. Berbatasan dengan Thailand di barat dan utara, Laos di timur laut, dan Vietnam di timur dan tenggara. Kamboja memiliki populasi sekitar 16 juta jiwa dan ibukotanya berada di Phnom Pehn.

Negara ini dijuluki sebagai neraka dunia, julukan ini tidak datang begitu saja. Semua bermula ketika rezim Khmer Merah berkuasa disana. Rezim Khmer Merah berkuasa antara tahun 1975 hingga 1978. Sejak berkuasa, Khmer Merah sungguh brutal. 

Mereka akan membantai siapapun yang tidak sepaham dengan mereka. Perempuan kerap menjadi korban pemerkosaan dan banyak orang-orang penting yang mati ditangannya. Sekolah pun ditutup dan dijadikan sebagai penjara. Semua orang dipaksa untuk bekerja sebagai petani di pedesaan dan wajib patuh dengan Khmer Merah.

Mereka yang  ditahan oleh Khmer Merah memiliki nasib yang mengenaskan. Mereka harus dianiaya setiap hari dan menderita kelaparan. Praktik kanibalisme juga kerap terjadi di sana, akibatnya ada sekitar 2 juta orang yang mati di bawah kekuasaan Khmer Merah.

Dunia pun mengakui kekejaman Khmer Merah, dan menyebut Kamboja sebagai neraka dunia.

Namun, terlepas dari masa lalu yang sangat kelam, Kamboja memiliki keunikan tersendiri loh...

Berikut adalah 4 fakta unik Kamboja yang perlu kalian tahu ...

1. Salah satu negara yang menampilkan bangunan di benderanya

Kamboja merupakan salah satu negara yang menampilkan bangunan sebagai lambang di benderanya, dan bangunan tersebut adalah Angkor Wat. Negara lain yang menampilkan bangunan di benderanya selain Kamboja adalah Afganistan. 

Bendera Kamboja menampilkan motif biru merah biru yang tersusun secara horizontal. Bidang berwarna merah berukuran lebih besar dari pada warna biru. Warna biru menyimbolkan keluarga Kerajaan, warna merah menyimbolkan negara, warna putih pada simbol Angkor Wat menyimbolkan agama.

2. Angkor Wat sebagai keajaiban dunia 

Angkor Wat merupakan salah satu candi terbesar di dunia. Situs kuno dan bersejarah ini terdaftar sebagai warisan dunia yang dibangun pada awal abad ke-12. Perkiraan waktu pembangunan Angkor Wat adalah 30 tahun. Untuk membuat parit di sekitar kuil saja diperkirakan satu setengah juta m3 pasir dan tanah harus digali.

Selain itu, lebih dari lima juta ton pasir digunakan untuk membangun kompleks kuil yang ditambang dari lokasi yang berjarak sekitar 40 km.

Pada saat Angkor Wat didirikan tentu belum ditemukan mesin seperti yang dikenal sekarang. Kekuatan lebih dari 1000 gajah dan tenaga 300 ribu pekerja adalah satu-satunya faktor yang berkontribusi pada penyelesaian kompleks kuil.

Awalnya Angkor Wat didedikasikan untuk Wisnu, Dewa tertinggi Hinduisme. Namun menjelang akhir abad ke-12 pengaruh agama Buddha makin besar sehingga Angkor Wat perlahan-lahan menjadi pusat ibadah umat Budha.

Setelah tahun 1432, ketika ibukota kerajaan dipindahkan ke Phnom Pehn, Angkor Wat dirawat oleh para biksu Buddha.

Karena perannya yang penting dalam agama Hindu dan Budha, UNESCO menyatakan Angkor Wat sebagai situs warisan dunia pada tahun 1992. Sejak saat itu, UNESCO telah membuat berbagai program untuk melestarikan situs dan lokasi sekitarnya.

3. Kamboja terkenal dengan kuliner yang ekstrim 

Tak hanya pemandangan alamnya yang indah, makanan yang ditawarkan di sana juga tidak biasa. Budaya kuliner di sana masih menyatu dengan alam, sehingga jajanan kaki lima nya pun menjual hidangan hewan yang ditemukan sehari-hari di sana.

Di Kamboja kamu akan menemukan pasar-pasar yang menyajikan kuliner ekstrem seperti reptil, serangga dan binatang lainnya untuk dikonsumsi. Salah satu yang tidak biasa adalah olahan daging tikus yang sudah menjadi makanan umum di sana. Di Phnom Pehn dan di beberapa wilayah di Kamboja, hidangan BBQ yang populer adalah daging tikus. Di sana daging tikus jadi makanan sehari-hari yang bisa digoreng, direbus, hingga dipanggang.

Tikus dianggap sebagai alternatif karena harganya yang cukup murah dibandingkan daging sapi. Sejak dulu, tikus barbeque atau tikus panggang dikenal sebagai jajanan kaki lima yang murah. Bahkan kebanyakan tikus dijual dalam bentuk utuh lengkap dengan buntut panjangnya. 

Jadi jangan kaget ketika sedang berjalan-jalan di sekitar Phnom Pehn dan menemukan tikus-tikus di atas panggangan kaki lima. Lebih mengerikan lagi, tarantula goreng juga menjadi makanan atau cemilan khas yang populer di sana. Penasaran ingin mencobanya?

4. Memiliki kendaraan yang unik yaitu Tuk Tuk

Ini merupakan kendaraan mirip bajaj yang beroperasi di Thailand dan Kamboja. Hal pertama yang akan kamu temui ketika tiba di Seam Reap atau Phnom Penh adalah kendaraan unik tersebut yang menghiasi sudut-sudut kota. 

Selain menjadi transportasi bagi para wisatawan, Tuk Tuk juga menjadi salah satu alat transportasi masyarakat Kamboja. 

Tertarik untuk mengunjungi Kamboja?

Itulah tadi kisah neraka dunia dan fakta unik dari negara tetangga kita Kamboja. Semoga bermanfaat ya...

Sumber: PITRAVELERS

Posting Komentar

0 Komentar